CSS (Cascading Style Sheet) atau yang biasa disebut style sheet merupakan bahasa pemrogaman yang digunakan untuk melengkapi bahasa pemrogaman HTML. Tujuan style sheet adalah untuk mempermudah penggunaan HTML dengan saling menautkan beberapa fungsi HTML hanya dengan penulisan beberapa baris kode. Bahasa CSS ini dikenalkan oleh organisasi W3C.

Keuntungan CSS
CSS mampu menghindarkan pengulangan dalam penulisan tag HTML, sehingga ukuran file pun akan jauh lebih kecil. Dengan ukuran file yang kecil, proses loading situs web juga akan jauh lebih cepat.
Meskipun sebuah file CSS bisa diintegrasikan langsung dengan file HTML, namun umumnya file CSS dibuat secara terpisah, sehingga memungkinkan kita mendekorasi tampilan bagian-bagian tertentu dari halaman web secara serempak.
Inilah manfaat paling penting dari CSS! Mempelajari CSS bisa jadi bukan pekerjaan mudah. Namun, ada banyak keuntungan lain yang akan kita peroleh dengan menggunakan CSS ini, yaitu:
  1. Update tampilan lebih mudah
  2. Beban bandwidth lebih kecil
  3. Modifikasi web template lebih mudah
  4. Lebih mudah digunakan pada mobile phone
  5. Seacrh engine friendly
  6. Jika kita ingin mengubah suatu tema halaman web, cukup modifikasi pada css saja.
  7. Satu CSS dapat digunakan banyak halaman web.
Kekurangan CSS
  1. Tampilan pada browser berbeda-beda.
  2. Kadang juga terdapat browser yang tidak support CSS (browser lama).
  3. Harus tahu cara menggunakannya.
  4. dibutuhkan waktu lebih lama dalam membuatnya.
  5. Belum lagi ada bug/error dalam CSS.
Penulisan Kode CSS

Penulisan kode CSS dalam suatu template adalah berawalan: . Untuk pengaturan layout, sidebar, dan konten biasanya ditulis dengan mengetik strip kemudian asterix lalu mengetik elemen yang ingin diatur, kemudian diakhiri dengan asterix dulu kemudian strip, contoh jelasnya seperti di bawah ini:

/* layout */
body{
background: #339933;
font-family: Tahoma, Verdana, Arial;
padding: 0;
margin: 0;
}
#container{
width: 800px;
background: url("bg-container.jpg");
margin: 0 auto;
}

Sebenarnya masih banyak lagi hal mengenai CSS, tetapi saya hanya tahu segini saja. Mungkin jika asaya sudah lebih mengerti lagi saya akan lebih rinci lagi dalam menjelaskan tentang CSS. Sekian dulu postingan saya kali ini. Thanks to read.
Diposkan oleh M.Syaiful Rizal.B. Label:
Sabtu, 22 Agustus 2009 di 06.44 | 4 comment  

Duh….
ga terasa yah…
sebentar lagi Ramadhan tiba…
bulan yang sangat dinanti-nanti umat muslim…

semoga saja kita bisa menjadi lebih baik lagi…
Ramadhan kali ini semoga saja bisa kita perbaiki segala kekurangan kita pada saat Ramadhan yang lalu…

bulan Ramadhan sangatlah indah…
semoga saja keindahan serta nikmat Ramadhan ini menjadi berkah bagi kita semua…Amin…

persiapkan diri kita agar Ramadhan kali ini bisa menjadi Ramadhan yang terbaik dari Ramadhan sebelumnya…

Selamat Menunaikan Ibadah
Puasa yaach
.....

Semoga Menjadi Orang yang Bertaqwa

Jalani Ibadah dengan Penuh

Keikhlasan

Semoga dengan Petunjuk-Nya,

Kita Menjadi Orang yang Bersyukur

AMIN..........
Diposkan oleh M.Syaiful Rizal.B. Label:
Sabtu, 13 Desember 2008 di 18.42 | 16 comment  
Genre : Komedi Horor

Dibintangi : Pratig Ajirogo sebagai Pocong
Lutfi Nur Andriyani sebagai Kuntilanak
Syamsul Fuad sebagai Bocah cowok
Yunda Presty Ardilla sebagai Bocah cewek
Kamya Dewanti sebagai Preman
M. Syaiful Rizal B. sebagai Si Genius
Anindia Yuridiani sebagai Mpok Ani
Hafiy Mubdi sebagai Mbah Sangkil

Tokoh :
1. Pocong
Seekor ataupun sesosok hantu gentayangan yang bisa dibilang baru “training” karena belum genap 2 hari menjadi pocong. Seringkali orang yang melihatnya tidak berteriak “Pocong!!” melainkan “Gendruwo!!” karena muka pocong ini sangat imut, alias item mutlak.
2. Kuntilanak
Sesosok hantu wanita yang sudah berpengalaman malang-melintang di dunia persetanan. Saking berpengalamannya, ia pernah membintangi film layar lebar yang berjudul “Kuntilanak vs Gendruwo” tapi gagal tayang karena lawan mainnya itu memiliki wajah yang terlalu jelek.
3. Bocah cowok
Bocah laki-laki yang konon karena terlalu o’on, idiot, plus naksir guru TKnya, rela tinggal kelas di TK hamper 10 tahun lamanya. Tapi dia juga tidak takut dengan yang namanya hantu, malahan dia suka sekali menggoda mereka.
4. Bocah cewek
Salah seorang teman Bocah 1. Nasibnya tak jauh beda denagn temannya itu, hanya saja ia adalah bocah cewek yang cengeng. Kalau udah nangis, mintanya permen melulu. Kalo nggak dikasih, bisa-bisa nangisnya membuat tsunami di pulau jawa.
5. Preman
Preman yang satu ini beda dengan preman-preman yang lain,karena dia preman cewek. Dia jadi preman karena katanya kebal dibacok. Gurunya adalah seorang dukun sakti asal sungai cipete. Orang yang bekerja di daerah kekuasaannya harus menyetor uang setiap hari. Kalau nggak dibayar, pasti dibacok, jack!
6. Si Genius
Seorang siswa universitas yang dikenal sangat pintar. Dari dandanannya yang culun, kelihatan banget kalau ia genius. Semua hal dan teori yang keluar dari mulutnya selalu didasari dengan buku-buku yang ia baca. Dan satu lagi, ia tidak percaya tentang keberadaan hantu.
7. Mpok Ani
Seorang penjual makanan kecil keliling. Biasanya, makanan yang ia jual selalu habis terjual, tapi sejak 2 setan bermunculan di kampungnya, makanannya nggak ada yang laku terjual. Oleh karena itu, ia sangat ingin balas dendam kepada siapapun yang membuatnya tidak bisa berjualan. Tapi apakah ia tahu kalau yang membuatnya bangkrut itu 2 sosok hantu? Karena ia sangat takut hantu.
8. Mbah Sangkil
Seorang dukun sakti asal sungai cipete. Merupakan guru dari banyak preman yang belajar ilmu kebal. Dengan usianya yang sudah tua, ia tidak gentar dan masih sanggup meladeni panggilan-panggilan dari para kliennya untuk mengusir hantu. Tapi karena sudah jarang “job-joban”, mbah Sangkil kekurangan uang untuk beriklan. Jadi untuk menghemat biaya, ia memasang iklan temple di tiang listrik, bersaing dengan iklan sedot WC.


Latar & setting:
1.Latar tempat : Di pinggir jalan, tepatnya di bawah pohon pete.
2. latar waktu : Malam hari yang gelap hanya diterangi lampu pijar seadanya.
3. latar suasana : Sepi melompong. Hanya ada 1-2 orang yang lewat tiap jamnya.

Babak 1

Pemain : Pocong dan kuntilanak.
Property & kostum : Baju putih & kain kafan.
Di malam hari yang sepi dan remang-remang, seorang pocong bertengger di bawah pohon pete. Ia terlihat sangat sedih.
Pocong :Aduh, kasihan sekali hidupku ini. Baru hidup 16 tahun sudah meninggal. Belum ngerasain kawin lagi. Terus pak Kyai juga lupa nyopot tali pocongku ini. Padahal semasa sekolah, aku ini paling nggak bisa loncat lo. ( sambil menatap ke bawah meratapi nasib).
Tiba-tiba, muncul Kuntilanak dengan ketawanya yang khas.
Kuntilanak : (mendatangi pocong sambil ketawa. Setelah tiba, ia membentak pocong dan kedua tangannya berkacak pinggang)
Hey, ngapain lo disini! Ini tempat gue tahu! Semua orang di komplek ini tahu kalau ini pangkalan Kuntilanak!
Pocong : Maaf mbak, saya nggak tahu. Soalnya saya baru mati kemarin.
Kuntilanak : Mati ?
Pocong : ( mengangguk lesu)
Kuntilanak : Ngapain lo kok bisa mati ?
Pocong : Takdir
Kuntilanak : (menenteng leher pocong dengan tangan kirinya)
Eh, lo kalau ngomong sama gue yang bener donk.
Lo nggak tahu, waktu hidup dulu gue ini preman! Kebal dibacok, men!
Pocong : Kebal di bacok kok bisa mati?
Kuntilanak : Ya sama kayak lo, takdir juga.
Pocong : Sama aja donk!
Kuntilanak : Eh, tapi lo jangan mangkal di tempat gue donk! Lo udah nglanggar UU Persetan No. 13.
Pocong : Maaf mbak, soalnya saya orang baru, belom tahu aturan mainnya. Karena saya masih satu setengah hari jadi hantu.
Kuntilanak : Ya udah, karena gue kasihan ama lo. Gue takut ntar lo dipungut sama Trantib. Gue bakal nglatih lo sampe bisa jadi hantu.
Pocong : Makasih banget mbak, mbak kunti baik banget deh.
Kuntilanak : Jangan Cuma makasih, setan juga butuh duit! Mana uang pangkalnya?
Pocong : Kayak sekolah aja mbak pake uang pangkal.
Kuntilanak : Mau jadi hantu nggak? Dah buruan mana duitnya?
Pocong : (menggerak-gerakkan tangannya yang terikat. Berusaha mengambil uang di dalam bajunya)
Kuntilanak : Ngapain lo cong?
Pocong : Mau duit nggak? Kalo mau, bantuin bukain baju ini donk.
Kuntilanak : (membantu pocong membuka tali pocong)
Pocong : Nah, ni duitnya mbak. (menyerahkan duit ke kuntilanak)
Kuntilanak : (berkipas-kipas dengan uang)
Nah gini donk. Eh, ngomong-ngomong daripada lo ribet buka-tutup tuh baju, kenapa gak lo lepas semuanya aja biar praktis?
Pocong : Kalau saya copot semuanya, mbak mau minjemin baju buat saya?
Kuntilanak : hah, siapa lo??
Pocong : Terus, belajarnya dimulai kapan?
Kuntilanak : Besok malem aja!
Pocong : Kenapa nggak sekarang aja mbak? Soalnya sekarang saya lagi semangat jadi hantu.
Kuntilanak : Lo tahu nggak? Malam ini giliran banyak orang kampong ronda malem. Kalo mereka lihat kita berdua, kita bakalan dikejar. Kalo gue kan bisa terbang. Kalo lo, Cuma bisa loncat-loncat kayak kodok ngorek. Bisa-bisa lo dibakar abis jadi abu gosok. Mau lo?
Pocong : Ya udah deh, besok malem aja. Tapi janji lo, besok ketemu di sini lagi.
Kuntilanak : OK bro!
Kedua setan itupun berpisah.
(Black out)

Babak 2

Pemain : Kuntilanak, pocong, Bocah 1 dan Bocah 2
Property & kostum : Baju putih, kain kafan, baju koko, baju muslim, sesaji.


Besok malamnya, Kuntilanak sudah menunggu si Pocong untuk diajari jadi hantu. Ia kelihatan gelisah sekali karena si Pocong belum terlihat batang hidungnya.
Kuntilanak : Aduh, lama banget sih si pocong. Baru hari pertama aja udah telat. (sambil muter-muter)
Tiba-tiba, datang si Pocong dengan tergopoh-gopoh.
Pocong : Maaf mbak, saya telat.
Kuntilanak : Ngapain ajalo kok bisa telat?
Pocong : Gini, supaya bisa menghayati jadi pocong. Saya mau minjem buku ke
perpustakaan dulu.
Kuntilanak : Terus, sekarang dapet bukunya?
Pocong : Dapet sih, tapi nggak boleh dibawa pulang.
Kuntilanak : Kenapa? Gara-gara lo nggak bawa duit?
Pocong : bukan, tapi karena saya nggak punya kartu purpestakaannya.
Kuntilanak : Ah, lo aneh-aneh aja cong! Ya udah, kita mulai aja latihannya.
Pocong : Kalo begitu sya pingin belajar ngilang. Bukannnya semua hantu kudu bisa ngilang?
Kuntilanak : heh, kalo lo sih kagak usah belajar aja udah ngilang sendiri.
Pocong : masak sih? (tersenyum)
Kuntilanak : Muka lo item gitu. Berdiri di pojokan sana aja udah nggak ada yang liat. (menunjuk pojokan)
Pocong : Ah mbak bisa aja. Terus enakanya belajar apaan?
Kuntilanak : Emmmm.. kalo menurut gue, mendingan lo belaar nakut-nakutin dulu.
Pocong : Ide bagus tuh mbak. (menjentikkan jempolnya)
Kuntilanak : Kalo menurut gue, dengan muka kayak lo ini. Orang-orang yang ngeliat lo pasti lari terbirit-birit.
Dari arah lain, terdengar suara anak-anak TK yang baru pulang mengaji.
Kuntilanak : Nah, kayaknya ada mangsa yang pasbanget buat lo.
Pocong : kok anak-anak mbak? (heran)
Kuntilanak : Kan lo baru belajar. Apa lo mau langsung nakut-nakutin preman?
Pocong : ihhh. Ya udah deh, kalo gitu kita sembunyi aja dulu.

Kedua setan itupun langsung mencari tempat persembunyian. Dan kedua anak tadi datang dengan gembiranya.
Bocah cewek : Eh, malem-malem gini enaknya nyanyi lagu apa ya?
Bocah cowok : Lagu apa hayo?
Bocah cewek : Gimana kalo lagu cemara?
Bocah cowok : ini kan pohon pete, gimana kalo lagu pete?
Bocah cewek : Emang ada lagunya?
Bocah cowok : Kan yang nyanyi belom rekaman, jadi lagunya belom ada.
Bocah cewek : Ah, lagu cemara aja deh.Ntar kamu yang jadi backing vokalnya ya.
Bocah cowok : OKE.
Bocah cewek : Satu….Dua…..Tiga….
Di bawah….. po….hon…. cemara……
Bocah cowok : cemara…..
Bocah cewek : Buru….ng kutilang bernyanyi…….
Tiba-tiba, terdengar suara backing vocal yang berbeda.
Kuntilanak : kunti….…lanak bernyanyi……. (dari balik tempat persembunyian)
Bocah cewek : Eh, kok gitu sih backing vokalnya!! (kesal)
Bocah cowok : Bukan aku, soalnya aku tadi abis makan jajan.
Bocah cewek : terus, siapa donk yang nyanyi tadi?
Bocah cowok : udah deh, mendingan kamu makan aja jajannya keburu basi.
Bocah cewek : Tapi kamu dapat makanan darimana? (heran)
Bocah cowok :Darimana hayo??
Bocah cewek : Emmm… beli di Mpok Ani ya?
Bocah cowok : Beli di Mpok Ani? Kamu kan tahu kalo aku nggak punya uang.
Bocah cewek : Terus darimana dong?
Bocah cowok : Di bawah sini-ni. (menunjuk tempat sesaji di bawah pohon)
Bocah cewek : Ihh, itu kan sesaji. Kata papa, makanan itu buat setan. Bukan buat kita.
Bocah cowok : Kan setannya nggak tahu kalo kita yang makan.
Bocah CEWEk : Iya-ya. Kalo gitu, aku ambil yang ini aja deh.
( mengambil makanan kesukaannya)
Pocong dan Kuntilanak berbisik-bisik di tempat persembunyiannya
Kuntilanak : Ih, kok sesaji buat gue dimakan sih!
Pocong : Emang siapa yang ngasih mbak?
Kuntilanak : Ya orang-orang yang mau kaya lewat togel
Pocong : Trus kalo udah dikasih sesajen, mbak ngapain kok orang-orang itu bisa kaya?
Kuntilanak : Ya gue kasih 4 nomor. Padahal nomor itu gue ambil dari plat motor butut yang lewat sini tiap hari.
Pocong : Trus nomornya tembus?
Kuntilanak : Yah, boro-boro tembus. Kalo tembus sih gue pake sendiri dari dulu
Pocong : Terus, anak-anak itu enaknya diapain mbak?
Kuntilanak : Ya lo takut-takutin lah!
Pocong pun keluar dari persembunyiannya. Ia mendatangi anak-anak itu dari belakang.
Pocong : ( mendekati si anak dan meniup telinga kiri si Anak )
Bocah cowok : ( menoleh ke kiri )
Pocong : ( berpindah ke kanan dan meniup telinga kanan si Anak )
Bocah cowok : ( menoleh ke kanan )
Pocong : ( berjongkok agar si Anak tidak melihat ). ( dan tertawa )
Bocah cowok : Ihh. Siapa sih yang niup-niup telingaku. Kamu ya?
Bocah cewek : Bukan aku. Aku ka nada di samping kamu.
Pocong : ( berganti menggoda anak ke-2 seperti sebelumnya )
Bocah cewek : ihh. Kamu! Ngapain sih niup-niup telinga aku?
Bocah cowok : Bukan aku lagi. Tapi bukannya kamu nggak punya telinga
Bocah cewek : Aku ini bukannya nggak punya telinga. Tapi ketutup sama jilbab.
Bocah cowok : Ahh gitu. Terus, siapa dong yang niup telinga kita berdua?

Mereka berdua menoleh ke belakang bersama-sama untuk mencari tahu. Dan si pocong pun berdiri dan mengejutkan mereka.
2 Bocah : ( tetap tenang dan santai )
Bocah cowok : Siapa dia? Temanmu ya?
Bocah cewek :Aku kira dia teman ngajimu. Liat aja, dia kan pake kerudung kayak kamu.
Bocah cewek : Tapi temen ngajiku nggak ada yang item lo.
Bocah cowok : Kalo gitu temen siapa dong?
Kuntilanak muncul dari persembunyiannya.
Kuntilanak : Temen gue! Eh pocong, lo bodoh banget sih. Nakutin anak kecil aja nggak bisa-bisa!
Pocong : nggak tahu nih mbak. Kayaknya mereka nggak takut hantu deh.
Bocah cewek : Pocong? Jadi kalian hantu? Tapi kami nggak takut.
Bocah cowok : Iya, ustad bilang, kita nggak boleh takut sama hantu. Kita harus takut sama Allah.
Bocah cewek : Emangnya kalian nggak tahu?
Pocong : ( menggeleng)
Bocah cowok : Makanya, kalo pingin tahu, mulai besok ikut ngaji ke masjid aja.
Kuntilanak : hahahaha……
Cong, lo disuruh ngaji sama mereka! Hahahaha……
Bocah cowok : Emang salah ya?
Pocong : Ya salah lah. Saya kan setan, masak ngaji, Gimana sih?
Trus kalian nggak takut sama aku?
2 Bocah : ( menggeleng)
Kuntilanak : Kalo sama aku pasti takut kan?
2 Bocah : ( menggeleng ) nggak juga.
Kuntilanak : ya udah sana pergi. Nih gue kasih makanan. Bawa pulang cepetan!
( member mereka jajan )
Pocong : Hati-hati ya dek.

( BLACK OUT )

BABAK 3

Pemain : Pocong, Kuntilanak, Preman.
Property & kostum : Baju putih, kain kafan, celana jeans, & golok.


Pocong pun mulai khawatir kalo dirinya nggak bakat jadi hantu. Dan kuntilanak pun khawatir dia nggak cocok jadi guru.
Pocong : Waduh ! Gimana nih mbak. Nggak ada yang takut.
Anak kecil aja nggak ada yang takut sama saya.
Kuntilanak : Mungkin lo kurang nyeremin sama kurang jelek kali ?
Pocong : Ni udah super jelek mbak !
Pas hidup aja, saya disamain sama alien
Kuntilanak : Alien? Itu saudara jauh kita.
Bedanya mereka itu setan luar angkasa.
Di tengah perbincangan mereka itu, muncul preman sekitar yang biasa minta upeti dari masyarakat sekitar.
Preman : Heh, jangan banyak bacotan cincong! Hidup udah sengsara jangan ditambah sengsara. Gue minta duit! Cepetan!
Pocong : Minta duit? Situ sendiri malah nyengsarain kita berdua. Gimana sih.
Preman : Heh, jangan bayak cingcong lo! Cingcong lo malah nambah global warming !( mengeluarkan golok dari sarungnya ) lo nggak mau ngasih duit berani dibacok lo berdua?Orang baru udah macem-macem sama gue. Lo belum tahu kalo gue yang megang daerah sini! Gue juga kebal dibacok!
Kuntilanak : ( Berbisik ke Pocong : “ Cong biarin aja kita dibacok, kita kan hantu, pasti nggak bisa dibacok. Goloknya bakalan tembus ”).
Pocong : OK! Siapa takut dibacok. Mau mbacok yang mana?
Kepala, badan, tangan, kaki, atau nggak jadi mbacok?
Preman : Dasar kurang ajar!
( membacok para setan tapi nggak berhasil-berhasil karena tembus)
Pocong : Hahahaha…..
Gimana? Yang kebal bacok bukan cumin lo, gue juga !
“ Ghost Power “
Kuntilanak : Hey, sekarang giliran lo bacok gue!
Nih, bacok aja tangan gue!
( mengulurkan tangannya di atas tangan kiri si Preman )
Preman : Kagak kapok-kapok lo setan!
( membacok tangan Kuntilanak tapi tembus sendiri ke tangannya)
Sebuah pantangan bagi orang yang kebal bacok adalah: jangan membacok diri sendiri, karena ilmu kebal nggak akan berfungsi lagi. Dan preman telah merasakannya!
Preman : Waduh, kok tangan gue berdarah. Semua ini gara-gara lo setan!
( memegangi tangannya yang berdarah)
Kuntilanak : Gue udah tahu kelemahan lo. Karena gue dulu juga preman.
Guru kita kelihatannya sama. Guru gue mbah Sangkil, kalo lo?
Preman : Sama juga. Terus, lo kok bisa mati?
Kuntilanak : Sama kayak lo!
Pocong : Dulu katanya takdir
Kuntilanak : Ah lo ikut-ikutan aja Cong !
Preman : Gila lo setan! Gue bakal balas dendam.
Gue memang nggak bisa membunuh lo!
Tapi mbah Sangkil pasti bisa!
Kuntilanak : Udah panggil sana guru lo ! Gue nggak takut !
Preman pergi mencari mbah Sangkil. Kuntilanak dan Pocong merasa puas telah membuat jera si preman.
( BLACK OUT )

BABAK 4

Pemain : Pocong, Kuntilanak, Si genius, Mpok Ani.
Property & kostum :Baju putih, kain kafan, sweater, buku-buku & Jajanan.
Pocong yang masih ketakutan akan dipanggilkan dukun mulai gelisah.

Pocong : Waduh, mbak Kunti cari masalah aja nih.
Sama preman ama dukun lagi.
Kuntilanak : Biarin aja, gue kagak takut.
Kalo lo takut ma dukun pergi ke laut aje lo!
Pocong : Nggak mau mabak, ntar kalo kain saya basah kan saya kedinginan
Kuntilanak : Gue bilangin ye, kalo waktu hidup dulu lo berbakti sama ortu lo.
Nah, sekarang beda lagi. Lo kudu berbakti sama gue.
Pocong : Caranya mbak?
Kuntilanak : Yah lo bantu gue donk
Kalo gue ada masalah lo bantu. Berarti masalah gue ma dukun lo yang selesaiin ya.
Pocong : Kok gitu sih. Nggak bisa donk. Tadi katanya berani.
Kuntilanak : Tadi gue kan Cuma sok-sokan.
Pocong : Emang apaan sih yang dipunya dukun itu kok mbak sampe takut?
Kuntilanak : Mbah dukun itu sakti banget cong. Lo tahu, semua setan yang diliatnya pasti kabur kebirit-birit.
Pocong : kenapa mbak? Mukanya serem? Atau jurusnya sakti?
Kuntilanak : Bukan, tapi dia itu suka menjadikan setan-setan yang gentayangan untuk dijadikan pertunjukan kayak tebo itu.
Pocong : Tebo? Dia kan bukan setan, tapi keturunan genderuwo.
Kuntilanak : Nah, dulu itu bapaknya tebo ditangkep ama tu dukun. Tapi gara-gara wajahnya nggak komersil, yang dijadikan pertunjukan cuma anaknya.
Pocong : oh…. gitu.
Kuntilanak : Makanya, biar ntar tu dukun takut ma lo. Lo harus latihan lagi ampe canggih. Karena lo itu punya potensi jadi rajanya pocong.
Pocong : raja pocong aja mbak? Kok nggak raja setan?
Kuntilanak : dimana-mana derajat pocong itu paling bawah. Kayak yang kasta sudra itu.
Pocong : Sialan….
Kuntilanak : eh ada mangsa empuk, kayaknya anak kuliahan tuh.
Pocong : kuliah apaan tuh pulang malem-malem. Paling-paling cuma nongkrong di kampus.
Kuntilanak : Udah bego, lo ngumpet aja dulu!! (mendorong kepala pocong)
Pocong : Mbak, bosen ngumpet disana. (menunjuk tempat persembunyian yang lama dengan kepala)
Kuntilanak : Ah cerewet!! (menjendulkan kepala pocong) Ya udah, kita ngumpet disini aja.
Kedua setan paling nggak klop sedunia itupun bersembunyi di samping pohon pete dan menutupi kepalanya masing-masing dengan semak-semak seadanya.
Si genius : Malem-malem sambil baca buku kayaknya enak, itung-itung nambah ilmu.
(mengeluarkan buku dari tasnya.)
Si genius : Toeri, manusia adalah cikal bakal hantu. Oh, jadi menurut buku ini manusia bakalan jadi hantu juga toh. Kalo hantu apa bakal jadi manusia ya?
Tiba-tiba, muncul Mpok Ani yang berjualan makanan keliling. Ia terlihat sangat sewot karena makanannya belom habis-habis.
Mpok ani : jan-jajan……..
Pocong : mpok jajannya mpok.
Mpok ani : (mencari-cari orang yang memanggilnya, dan matanya tertuju pada satu-satunya orang, yaitu si genius) Dek ini jajannya dek. Mau beli berapa?
Si genius : (merasa heran karena ia merasa tidak memanggil siapa-siapa) Siapa yang manggil mpok?
Mpok ani : itu tadi kamu kan yang manggil saya minta beli jajan.
Si genius : yang manggil cewek apa cowok?
Mpok ani : ya cowok lah.
Si genius : Trus tinggi, bibit, bebet, bobotnya gimana?
Mpok ani : Ah, pokoknya saya nggak mau tahu, pokoknya kamu tadi manggil saya, trus kamu harus beli jajan saya, karena saya seharian nggak ada yang beli, Kalo nggak kamu saya adukan polisi!!!
(mengoceh dengan cepat plus cerewetnya dan terdengar marah sekali)
Si genius : ih makanannya nggak laku kok sewotnya ke saya sih! (balas membentak)
Mpok ani : kamu harus beli makanannya!!( terlihat marah) (tiba-tiba berubah lesu) please ya, kamu beli jajan saya ya. Kalo nggak ntar anak, suami, kambing sama ayah saya makan apa?
Si genius : menurut buku yang saya baca, kambing adalah pemakan rumput yang hebat. Jadi jika keluarga mpok kesulitan makanan, bisa belajar makan rumput dari kambing.
Mpok ani : sialan lo! Lo kira keluarga gue kambing!
Si genius : ya udah deh, karena menurut buku yang saya baca, berbuat baik kepada orang lain itu terpuji. Seperti yang diajarkan guru PPKN saya., pak Cholik.
Mpok ani : mau beli yang mana? (Menurunkan barang dagangannya)
Si genius : yang ini aja deh (mengambil 2 roti dan memakannya sekaligus secara beriringan).
mpok ani : enak kan. Masih anget kok.
Si genius : anget dari hingkong! Udah dingin kayak es lilin gini masih dibilang anget.
Mpok ani : ya, namanya juga jualan dari pagi, dek.
Si genius : karena makanannya udah dingin saya bayar separo aja ya.
Mpok ani : ya nggak bisa gitu dong! Kan makanannya udah dimakan. Pokoknya bayar penuh.
Si genius : menurut buku yang saya baca, orang yang menjual makanan itu orangnya baik dan tidak sombong.
Mpok ani : eh, lo nyoba ngerayu gue ya! Gak bakal bisa, pokoknya bayar! (mengulurkan tangannya ke si genius)
Si genius : (menyerahkan uangnya ke mpok ani tetap hanya separo)
Mpok ani : hah, kok Cuma tetep separo sih. Kalo gitu makanannya gue ambil lagi aja.
(mengambil makanan dari tangan si genius dengan paksa)
Si genius : yah, mpok tega banget sih. Menurut buku yang saya baca, membuang makanan secara mubazir itu sama aja membunuh 1000 pengemis.
Mpok ani : E Ge Pe! Yang penting gue dapet pelaris. (mengipas-ngipaskan uang ke jualannya)
Si genius : hahahaha.. menurut buku yang saya baca mpok, pelaris itu datangnya pagi-pagi. Masak malem-malem baru dapet pelaris. Kasian banget!!!
Saat mpok Ani mau pergi, tiba-tiba pocong muncul di hadapan mpok Ani. Ternyata ia lapar, dan ingin makan gratis kalau mpok Ani lari ketakutan.
Pocong : mpok jajannya masih ada nggak? Saya laper banget nih. Udah 2 hari belom makan.
Mpok ani : kyaaaaaa…….( melemparkan jualannya dan lari ke belakang Si genius)
Pocong : asik…. Makan gratis. Tapi, gimana makannya ya? (mencoba duduk)
Mpok ani : eh setan, awas lo ya kalo berani-berani makan jualan gue!
Pocong : mbak kunti, korban berhasil ditaklukkan. Ni ada makanan buat kita berdua.
Kuntilanak pun muncul dari persembunyiannya.
Kuntilanak : akhirnya lo berhasil juga nakut-nakutin orang, cong. siapa dulu dong gurunya. (bangga)
Pocong : sama-sama mbak.
Si genius : eh, berarti tadi yang manggil mpok ini tu elo? Dasar pocong sialan!
Pocong : emang kamu mau apa?
Si genius : gue bakal ngejadiin lo kelinci percobaan gue.
Pocong : sini coba kalo berani!
Si genius : sini lo pocong sialan! (menangkap leher pocong dan memitingnya)
Pocong : bang, mau diapain bang, saya bang?
Si genius : udah lo diem aje, cong! Gue mau ngukur diameter leher lo dulu.
(mengambil tali pengukur dan membelitkannya di leher pocong sampai pocong tersedak)
Pocong : uhuk-uhuk. Bang, ampun bang.
Si genius : sekarang gue mau ngetes darah lo. Ngomong-ngomong mana tangan lo?
Pocong : ada di dalem nggak bisa dibuka!
Mpok ani : kalo gitu ambil sampel darahnya dari matanya aja dek, kalo bisa congkel matanya!
Kuntilanak : heh, lo mau apain murid gue? Lo mau cari masalah ma gue lo?
(mendorong tubuh si genius dan menarik badan pocong)
Si genius : heh, gue nggak takut ma kuntilanak! Sini lo kalo berani!!
Pocong : mbak kita ngilang aja ya. Manusia yang satu ini pinter banget. Pinter ngusilin setan.
Cling. Kedua setan itupun menghilang entah kemana. Tapi kemudian si pocong kembali lagi untuk mengambil roti-roti yang berjatuhan. Lalu ia menghilang lagi. Cling.
Mpok ani : makasih ya dek, kalo nggak ada adek pasti saya udah pingsan. Tapi saya bakal ucapin makasih lagi kalo adek mau ngambilin roti-roti mpok yang jatuh.
Si genius : menurut buku yangsaya baca, mendingan saya harus kaburrr….. (lari sekencang-kencangnya)
Mpok ani : dasar!!! Roti-roti saya kan enak. Huh. (pergi dan mengucapkan slogan-slogannya lagi)
Jan… jajan…… masih anget lo, kalo nggak mau nggak usah beli. Tapi nggak boleh bayar separo.
Semua orang telah pergi, dan tempat itu terlihat sangat sepi.
(Black out)

Babak 5

Pemain : kuntilanak, pocong, mbah Sangkil, dan preman
Property & kostum : baju putih, kain kafan, blangkon, menyan, tongkat.


Di malam yang sepi itulah, sang preman datang dengan seorang dukun sakti, mbah Sangkil. Mereka berusaha mengusir kuntilanak dan pocong dan dijadikan bahan pertunjukan.
Preman : mbah, disini ini tempat mantan murid mbah dulu gentayangan.
Mbah Sangkil : murid? Murid gue yang mana cu?
Preman : ya yang jadi kuntilanak itu, mbah.
Mbah sangkil : oh ya udah, kalo gitu mana dia?
Preman : kayaknya lagi sembunyi deh. Coba dipanggil aja mbah.
Mbah sangkil : gue panggil ye. Ntar kalo muncul lo jangan takut.
Ngomong-ngomong, manggilnya pake apaan ya?
Preman : ya mana saya tahu mbah. Pake barang atau makanan kesukaannya kali.
Mbah sangkil : apa makanan kesukaannya?
Preman : menurut saya, karena genderuwo suka gagak panggang. Pasti kuntilanak suka jagung bakar.
Mbah sangkil : ya udah, lo siapin aja jagungnya.
Preman : oh iya mbah, dia juga punya teman. Temannya itu pocong. Enaknya kasih apaan ya mbah?
Mbah sangkil : kasih krupuk aja. Jangan lupa, krupuknya lo kasih sambel yang pedes ya.
Preman : ok mbah!
Preman pun pergi untuk memenuhi pesanan mbah sangkil. Sambil menunggu, mbah sangkil menyiapkan menyannya.
Mbah sangkil : aduh, umur gue udah tua kayak gini rasanya mau mati aje. Tapi sebelum mati gue mau liburan ke Hawai aja, sambil ditemani sama bule-bule.
Preman kembali dari took dan langsung menyerahkan pesanan mbah sangkil.
Preman : mbah, ini pesenannya mbah. Cepet dipanggil ya mbah setan-setan itu. Soalnya saya mau balas demdam ma mereka berdua.
Mbah sangkil : taruh aja di depan situ (menunjuk depan sesaji)
Preman : ya udah, mulai aja ritualnya mbah. Ntar kalo butuh sesuatu panggil saya aja.
Mbah sangkil : kalo gitu sekarang gue butuh duit. Lo ada gak?
Preman : bukan butuh yang kayak itu mbah!
Mbah sangkil : ok-ok, gue mulai ye. (mbah pun mulai berkomat-kamit sambil menutup matanya)
Tiba-tiba, muncul 2 setan yang terlihat seperti di tarik kearah mbah sangkil. Dua setan itu tak lain adalah pocong dan kuntilanak.
Pocong : eh-eh-eh, ini ada apa ya kok rasanya kayak ditarik?
Kuntilanak : gue juga nggak tahu.!
Preman : (menangkap kuntilanak) nah ini dia setan yang bakal gue hajar.
Kuntilanak : eh, ngapain lo pegang-pegang gue?! Najis tahu!!
Mbah sangkil : (mulai membuka matanya dan langsung berdiri) gimana, setannya udah datang semua?
Preman : udah mbah. Ni satu udah saya pegangin biar nggak kabur.
Mbah sangkil : trus yang satunya mana cu?
Preman : itu mbah, lagi tiduran kayaknya. (menunjuk pocong yang jatuh terbaring)
Mbah sangkil : oh itu. Itu pocong apa genderuwo ya, kok item banget.
Kuntilanak : lepasin gue sialan gue mau kabur! (menginjak kaki preman dan lari sekuat tenaga)
Mbah sangkil : (menjegal kaki kuntilanak yang sedang berlari sehingga jatuh di samping pocong)
Pocong : lho mbak kunti, ngapain ikut jatuh?
Preman : mau kabur kemana lo sekarang? (menghalang-halangi kuntilanak yang hendak kabur seperti menggiring ayam)
Kuntilanak : cong, gimana ni. Kalo kita ketangkep bisa berabe kita.
Mbah sangkil : (mengambil botolnya dan menciprat-cipratkan air ke 2 setan itu.)
Pocong : wah, air apaan ini kok baunya gak enak banget?
Mbah sangkil : tu air sisa istri gue nyuci beras jatah.
Kuntilanak : pantesan bau banget!
Preman : mbah, sebelum mereka diambil. Saya mau balas dendam dulu.
Mbah sangkil : balas dendam yang kayak apa cu?
Preman : saya pingin banget mukul mereka berdua. khusus pocong, saya pingin tambahin kaos kaki saya.
Mbah sangkil : silakan cu. Cepetan ya, ntar gantian.
Preman : (memukul muka 2 setan itu dan mencopot kaos kakinya untuk ditaruh di hidung pocong)
Pocong : emm… baunya setengah mati. Mbak kunti tolong ambilin dong.
Mbah sangkil : sekarang giliran gue. Tolong ambilin lampu neon di sesaji tadi.(suruhnya kepada preman)
Preman : ini mbah.
Mbah sangkil : sekarang lo pegang tu lampu, gue mau masukin mereka kedalamnya.
Kuntilanak : kok dikurung di lampu neon sih!
Mbah sangkil : kalo di taruh di lampu emas, pasti banyak orang yang pingin nggosok. Ntar lo keluar deh. Tapi kalo di lampu neon rusak, gak bakal ada yang mau nggosok lo. Paling Cuma pemulung.
Preman : so..?
Mbah sangkil : lo berdua bakal jadi budaknya pemulung. Hehehaha…..
Preman : hahahaha..
2 setan : tidakkkkkk… (menjerit)
Dan akhirnya 2 setan yang aneh itupun terkurung di dalam botol neon rusak yang tergeletak di tong sampah. Sampai saat ini, lampu itu masih tetap ada di tempatnya. Mungkinkah ada pemulung yang membebaskan mereka berdua? Tidak ada yang tahu.

TAMAT
Diposkan oleh M.Syaiful Rizal.B.
Rabu, 06 Februari 2008 di 11.20 | 10 comment  

Banjir yang “menenggelamkan” banyak daerah di Indonesia saat ini tidak bisa lagi di tangani dengan cara-cara normal. Misalnya, hanya dengan mengantisipasi turunnya hujan. Menuguras saluran air yang mampet. Atau, bergotog royong mengeruk sungai yang dangkal akibat tumpukkan sampah dan sejenisnya.

Ada dua masalah besar penyebab banjir besar yang tidak lagi bersifat “lima tahunan”, tapi sudah menjadi ancaman setiap tahun itu. Pertama, curah hujan yang di luar ukuran normal. Menurut perkiraan banyak analis iklim, hal ini disebabkan terjadinya perubahan iklim global, sehingga mereka perlu menyadarkan masyarakat dan pemerintah negara-negara di dunia melalui konferensi PBB tentang perubahan iklim global di Bali, Desember tahun lalu. Karena perubahan iklim global, ini juga karena ulah kita umat manusia yang rakus dan tamak mengeksploitasi sumber daya alam.

Perkiraan cuaca, terutama mengenai curah hujan dan angin, tidak bisa diperkirakan dengan akurasi tinggi. Akibatnya, tidak banyak antisipasi yang bisa dilakukan, baik untuk mengantisipasi banjir mauun untk mengonsolidasikan penyelamatan dini. Situasi ini menjadi lebih buruk karena kita dikenal sebagai bangsa yang cuek dan acuh terhadap ancaman buruk kerusakan lingkngan.Kedua, kuat diduga, dampak buruk perubahan iklim global, terutama yang terkait dengan akselerasi dan akumulasi curah hujan yang semakin tinggi, semakin menjadi-jadi karena kesembronoan dalam memilih strategi pembangunan fisik, tata ruang, dan pengelolaan sistem lingkungan. Pembangunan gedung baru nan modern terus berlanjut dengan akselerasi yang sulit dikendalikan tanpa memperhatikan daerah resapan air dan dengan tata kota yang tidak sesuai tata ruang perkotaan yang aman. Daerah resapan air didataran tinggi bukan hanya tidak dilindungi, melainkan dieksploitasi dengan amat buruk, sehingga air yang jatuh dari langit dengan volume tinggi praktis sebagian besar tidak diisap bumi. Air hujan tersebut jstru berguml menjadi bah dan banjir besar.

Diposkan oleh M.Syaiful Rizal.B. Label:
Senin, 28 Januari 2008 di 00.52 | 5 comment  
Selamat Jalan Pak Harto

Innalillahi wainnalillahi ro'jiun. Indonesia berduka, dikarenakan meninggal dunianya salah satu putra terbaik bangsa Indonesia yaitu Jenderal Besar TNI Purn.H.M.Soeharto pada hari Minggu (27-1-2008) di Rumah Sakit Pusat Pertamina,Jakarta Selatan. Beliau adalah Presiden RI ke-2 yang menjabat selama 32 tahun (1966-1998) dan juga Bapak Pembangunan karena beliau berhasil membangkitkan perekonomian Indonesia yang terpuruk pada awal tahun 1970-an sehingga waktu itu Indonesia berhasil menjadi salah satu macan Asia. Banyak orang yang mengagumi beliau karena pada waktu pemerintahannya Indonesia berhasil meraih swasembada beras, masyarakat mudah memperoleh pekerjaan (tidak seperti sekarang ini, yang sulit mencari pekerjaan), harga bahan pangan yang murah (tidak seperti sekarang ini harga bahan pangan sangat mahal). Tetapi ada juga orang yang membencinya karena pemerintahannya yang otoriter. Meskipun begitu beliau murupakan pahlawan besar bangsa ini banyak jasa-jasa yang beliau berikan pada bangsa ini. Marilah kita memaafkan kesalahan-kesalahan beliau karena tidak ada manusia yang sempurna, kesempurnaan itu hanya milik Allah SWT. Semoga beliau diterima disisi Allah SWT. Dan bagi keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran serta kekuatan dalam menjalaninya.Amin
Diposkan oleh M.Syaiful Rizal.B. Label:
Jumat, 18 Januari 2008 di 18.53 | 6 comment  
Hari ini adalah akhir dari perjunganku menghadapi UAS semester ganjil. Selama UAS banyak pengalaman seru yang kualami. Contohnya budaya menyontek saat UAS . Sekarang budaya menyontek itu berkembang. Misalnya mencontek dengan cara menggunakan kode jari, dengan cara jentikan jari sebagai tanda. Ada pula yang paling canggih dengan cara menggunakan media elektronik yaitu HP. Mereka melakukannya dengan cara mendaftar dahulu melalui suatu program yaitu m-chat. M-chat adalah semacam program chatting yang ada di HP. Mereka dapat mengirimkan satu pesan dengan hanya membayar pulsa sebesar Rp. 3,- . Budaya mencontek sekarang sangat sulit dihilangkan dikalangan pelajar, budaya itu seperti sudah mendarah daging bagi mereka. Meskipun mereka telah belajar mereka tetap saja menyontek karena tidak percaya diri akan jawaban mereka sendiri.
Diposkan oleh M.Syaiful Rizal.B. Label:
Kamis, 03 Januari 2008 di 01.13 | 2 comment  

William Shakespeare
Sastrawan Misterius


Hampir semua orang yang suka membaca karya sastra mengenal William Shakespeare. Dia lahir 23 April 1564 di Stratford-on-Avon. Karya-karyanya banyak dijadikan drama, film, serta banyak dibahas di berbagai Universitas sastra di dunia.
Ayahnya,John Spapepeare, tuan tanah yang sangat sukses, dia juga pelindung rakyat miskin. Selain itu, John kerap membantu rakyat yang kesusahan, pegawai pemerintahan yang menemui masalah dalam karirnya, dan orang-orang yang mencari keadilan. William merupakan keluarganya kelas menengah yang dihormati.
Pada tahun 1576 John ambruk. Sejak itu, dia memutuskan diri dari pergaulan sosial. Saat itu, William baru berusia 12 tahun. Dia belum merasakan benar kesusahan yang dialami orang tuanya. Ibunya, Mary Arden yang juga berasal dari keluarga kaya dan terpandang mencoba menguatkan mental suaminya yang rapuh akibat kebangkrutan itu.
William kemudian di sekolahkan di Statford Grammar School. Di sekolahnya, dia belajar bahasa Yunani dan Latin. Gurunya memberikan buk-buku yang harus dibayarnya. Buku bacaan kesukaannya adalah drama roman. Ia akhirnya berhasil menggondol 2 ijasah dari Simon Hunt dan Thomas Jenkins.
Setamat sekolah, ia tak mau muncul di depan umum. Ia menyebut sebagai tahun untuk menyembunyikan diri. Setelah masa itu berakhir, William memutuskan menjadi penulis cerita drama di London. Pekerjaan yang baru inilah yang membuat dirinya merasa telah menemukan yang selama ini dicarinya.
Temannya Henri Wriothsley menjadi sponsornya. Saat waktu senggangnya, William menulis puisi. Puisinya yang pertama berjudul “Venus and Adonius” ditulis pada tahun 1593. pada 1594, dia menulis puisi panjang berjudul “ Rape of Lucrece”.
William lalu bekerja pada Lord Chamber’s Men. Perusahaan ini lalu diambil alih oleh raja James I.perusahaan yang bernama The King’s Men itu menjadi sebuah perusahaan terkenal di bidang akting. Sukses ini berkat campur tangan William. Dia selalu menulis cerita-cerita bermutu untuk dimainkan oleh para aktor atau artis zaman itu. Saat itu, aktor terkenal adalah Richard Burbage. Ayahnya bernama James Burbage. Dia membangun sebuah teater di London.
Nama teaternya adalah The Teater. Pada tahun 1599, nama tersebut berubah menjadi The Globe. Di teater ini dimainkan karya-karya William Shakespeare. Pada masa itu juga menulis Soneta. Soneta yang ditulis di beri judul Sonnets of Shakespeare, sejmlah 154 soneta. Pada than 1596, William menulis cerita Romeo dan Juliet, cerita roman yang sangat terkenal. Setelah itu, dia menulis cerita lagi yang tak kalah terkenal seperti Julius Caesar, Hamlet, Othello, King Lear, Macbeth, serta Anthony dan Cleopatra. Pada tahun 1611, William istirahat di dunia tulis menulis. Dia meninggal pada tanggal 23 April 1616, kematiannya misterius. Banyak orang percaya, William sudah tahu bahwa diri akan meninggal.Banyak orang yang penasaran dan tidak percaya William Shakespeare sudah meninggal. Mereka menggali kuburnya dan mencari tulang belulangnya. Uniknya, ada orang yang tak percaya it tulang belulang William Shakespeare. Mereka menggali kuburnya lagi untuk meyakinkan kebenaran tulang belulangnya masih utuh atau tidak.
Diposkan oleh M.Syaiful Rizal.B. Label:
Senin, 31 Desember 2007 di 20.18 | 1 comment  
Cinta Yang Hilang

Titik-titik air mataku
Mengalir deras tak tertahankan
Saat kau pergi
Saat kau menyentuh kertas
Ku kenang dirimu
Cinta…
Dalam nurani, kau bawakan aku terang
Dalam sedih, kau tepis duka di hati
Kini kau telah pergi
Cinta, oh cinta…
Segala rasa ada di hatimu
Kini aku telah kehilanganmu
Kini tak ada candamu
Tak ada ceriamu
Tak ada lagi dirimu
Cinta…
Kau telah pergi jauh tanpa kuketahui
Kini kita tak akan bersama
Selamat tinggal cintaku
Mungkin hanya bayanganmu
Yang dapat kukenang
Untuk selamanya
Selamat tinggal cintaku
Diposkan oleh M.Syaiful Rizal.B. Label:
Roda Kehidupan

Dalam kepedihan
Pasti ada kebahagiaan
Dalam kehancuran
Pasti ada keabadian
Dalam pertemanan
Pasti ada pertengkaran
Itulah yang membuat kita
Akan senantiasa bahagia selamanya
Karena kehidupan pasti berputar
Dan
Dalam kehidupan pasti ada
Hitam putih, kaya miskin
Tua muda, bodoh pintar
Dan
Inilah yang membuat kita
Untuk saling melengkapi,
Menyayangi dan mencintai
Diposkan oleh M.Syaiful Rizal.B. Label:
Honesty Heart

In my heart as to be your name
I don’t know always you shadow
To get hot sunrise
You always to my accompany
Meybe I will brittle
Without you in my side
Weeping heart to my reigh over
My moment to remember
Swett your smile
The next day
I don’t know what must to my invited
For you I’ll my sick
To your back according of old
To precious without to be problem
Still to keep in your marrow
My moment to contradict your reliable
To arrive door your heart closed for me
Diposkan oleh M.Syaiful Rizal.B. Label:
Jumat, 21 Desember 2007 di 19.07 | 0 comment  

Antonio Meucci
Penemu Telepon yang Sebenarnya


Telepon yang merupakan salah satu system komunikasi yang luar biasa, ternyata memberikan sejarah yang menyedikan bagi penemunya. Selama ini kita semua diyakinkan bahwa penem telepon adalah Alexander Graham Bell. Padahal, anggapan itu ternyata salah, penemu telepon yang sebenarnya adalah Antonio Meucci, seorang ilmuwan miskin asal Italia yang tinggal di New York.
Untunglah keadaan itu bisa diperbaiki. Dengan disahkannya resolusi dari kongres Amerika Serikat pada Juni 2002 (107 th Congress 1 st session H.RES 269), dinyatakan secara resmi Antonio Meucci-lah yang menemukan teleon untuk pertama kalinya.
Dalam resolusi itu disebutkan, bahwa telepon pertama yang dibuat oleh Meucci adalah sebuah system komunikasi antara ruang bawah tanah denagan lantai satu rumahnya. Kemudian system itu di buat menjadi hubungan permanen antara laboratorium dengan kamar istrinya yang saat itu sedang sakit parah.
Antonio Meucci lahir tanggal 13 April 1808 di Florence, Italia dan tertarik pada bidang kedokteran dan elektronika. Ia akhirnya menyadari bahwa suatu saat manusia bisa mengirimkan suara melalui kabel. Lalu iapun membuat prototype pertama sebanyak 30 buah, dari tahun 1850 hingga 1862. Sayangnya ia tak mampu mematenkan hasil penemuannya itu, karena harus membayar $250 untuk setiap paten. Bahkan, ia sempat menjual beberapa prototype pertamanya seharga $6 karena tidak punya uang untuk berobat.
Pada tahun 1871 ia bisa mendapatkan formulir pematenan yang lebih murah, dimana saat itu alat yang ia buat dinamakan “teletrofono”. Hingga tahun 1874 ia bisa menjual beberapa prototype ke Western Union Telegraph. Tetapi, betapa kagetnya ia saat mendengar bahwa Alexander Graham Bell yang menemukan telepon pada tahun 1876.
Sebenarnya Meucci pernah ditangguhkan patennya sebagai penemu telepon. Tetapi Meucci tidak pernah memperbaharui formulir patennya, maka Alexander Graham Bell tetap diakui sebagai penemu telepon. Bukannya Meucci tidak mau, hanya saja ia terlalu miskin untuk dapat memperbaharui formulir patennya.
Akhirnya ia meninggal dalam kemiskinan pada tanggal 18 Oktober 1889 di New York. Sepanjang hidupnya ia selalu berkata kepada istrinya, bahwa kelak penemuannya akan membawa keluargannya untuk hidup lebih layak.
Lewat 113 tahun setelah kematiannya, kebenaranpun berpihak kepadanya. Atas permintaan pemerintah Italia yang memohon pada kongres Amerika Serikat, maka Antonio Meucci dinyatakan sebagai penemu telepon yang sebenarnya dengan penuh kehormatan.
Diposkan oleh M.Syaiful Rizal.B. Label:
Abadikanlah

Saat ku bertemu denganmu
Terpancar sinar dihati
Yang mampu mengungkapkan
Cintaku kepadamu
Yakinlah kau cinta pertama
Hatiku…
Walau bumi terbelah dua
Cinta tak akan pernah musnah
Walau hujan menyentuh
Walau langit kan runtuh
Ku ingin kau disisiku selamanya
Cintaku…
Kucoba abadikan cinta dalam jiwamu
Walau kau tak cinta
Walau kau tak sayang
Semuanya kan terjadi dalam kisah kita berdua
Walau tak nyata
Walau tak indah
Diposkan oleh M.Syaiful Rizal.B. Label:
Hidden Love

You are the girl whom I loved
Was leaving my cold heart
And forsook me into the silent
Place
When I saw you with him, realy!
I feel jealous, and I want to kill
Him!!
So I can take you to my castle
Far away…
But, that wasn’t your fault
Maybe you just didn’t know. That
I love you so much…
So many songs I’ve been written
For you…
So many poems have been
Made for you…
Can you hear me…
Can you feel this…
Can you feel my broken heart…
You have a half of my soul
Please, come back!!
And let me live to make you feel
In truly love…
Diposkan oleh M.Syaiful Rizal.B. Label:

Tim Berners Lee
Behind “(WWW )World Wide Web”

Siapa ciptaannya, kita tidak mungkin bisa chating, surfing/browsing atau shopping di internet. Awalnya, Sir Tim yang kelahiran Inggris tahun 1955 ini, ingin seluruh komputer di dunia bisa saling berkomunikasi. Sebelum Sir Tim menciptakan www. Internetcuma biasa dipakai sama para ilmuwan untuk penelitian. Jadi pada tahun 1980, Sir Tim mulai menciptakan konsep HTML (Hyper Text Markup Language) yang jadi “bahasanya” komuter dalam berinternet. Dan akhirnya, pada tanggal 6 Agustus 1991, hadirlah website pertama secara online. Situs ini berisi seluk beluk www dan cara berinternet. Yang lebih menyenangkan lagi, his invention is free for all !! Tidak ada hak paten, copyrigh atau royalti , supaya semua orang bisa menggunakan teknologi ciptaan Sir Tim ini. Sejak saat itu, the internet age has begun and Sir Tim mendapat banyak sekali penghargaan. Diantaranya adalah gelar kebangsawanan dari ratu Inggris dan predikat sebagai 100 orang paling berpengaruh di dunia.
Diposkan oleh M.Syaiful Rizal.B. Label:

Steve Jobs
Behind “Apple”

Ini dia saingan berat Bill Gates dalam bisnis komputer. Persaingan perusahaan mereka bahkan pernah sampai ke meja hijau pada tahun 1994. Padahal dua manusia “sukses” ini mempunyai beberapa kesamaan. Sama-sama lahir tahun 1955, punya 3 orang anak dan bela-belain drop out kuliah demi bisnis! Steve Jobs mendirikan Apple tahun 1976 bersama temannya Steve Wozniak (Duo Steve). Tapi di tahun 1986, Steve Jobs resign dari Apple dan menyebabkan perusahaan itu nyaris bangkrut. Tahun 1997 Jobs kembali dan menyelamatkan Apple dari kebangkrutan dengan meluncurkan I-Pod yang laris sampai 50 juta unit di seluruh dunia. Kecintaan Jobs terhadap Apple memeng segitunya. Padahal menurut Gunniess World Book of Record, Steve Jobs pernah tercatat sebagai CEO dengan gaji terendah di dunia, yaitu 1 Dollar saja! Steve Jobs juga CEO dari Pixor Animation Studio yang sudah membuat banyak film animasi box office seperti Finding Nemo dan The Incredibles. Ia juga tercatat sebagai sebagai orang terkaya no.140 di dunia.
Diposkan oleh M.Syaiful Rizal.B. Label:
Visit the Site
MARVEL and SPIDER-MAN: TM & 2007 Marvel Characters, Inc. Motion Picture © 2007 Columbia Pictures Industries, Inc. All Rights Reserved. 2007 Sony Pictures Digital Inc. All rights reserved. blogger templates