Jumat, 18 Januari 2008

"Budaya" Saat UAS

Hari ini adalah akhir dari perjunganku menghadapi UAS semester ganjil. Selama UAS banyak pengalaman seru yang kualami. Contohnya budaya menyontek saat UAS . Sekarang budaya menyontek itu berkembang. Misalnya mencontek dengan cara menggunakan kode jari, dengan cara jentikan jari sebagai tanda. Ada pula yang paling canggih dengan cara menggunakan media elektronik yaitu HP. Mereka melakukannya dengan cara mendaftar dahulu melalui suatu program yaitu m-chat. M-chat adalah semacam program chatting yang ada di HP. Mereka dapat mengirimkan satu pesan dengan hanya membayar pulsa sebesar Rp. 3,- . Budaya mencontek sekarang sangat sulit dihilangkan dikalangan pelajar, budaya itu seperti sudah mendarah daging bagi mereka. Meskipun mereka telah belajar mereka tetap saja menyontek karena tidak percaya diri akan jawaban mereka sendiri.

6 komentar:

  1. Semoga UASnya sukses!
    Waktu jaman aku sekolah dulu, nggak ada kamus nyontek lho dalam hidupku.

    BalasHapus
  2. klo jamanq kan blm ada hape jadi pake kertas dilemparin aja ato kode jari. pernah hampir dipukulin temen gara2 gak ksh contekan, pi cuek aja sih..he...

    BalasHapus
  3. HELLOW
    THANKS YOY FOR YOUR VISIT!!!
    SEE YOU LATER

    BalasHapus
  4. Susah seh ngilangin kebiasaan yg 1 ini, coz gak ada orang yang mau jadi pecundang yang gagal. maka mereka menghalalkan semua cara...
    Jadi ingat jaman SMA...GOOD LUCK

    BalasHapus
  5. wah, gawat gimana kalau bikin perhimpunan anak berjanji tidak nyontek kalau tidak kepepet,setuju?

    BalasHapus
  6. jaman gw dulu nyonteknya seperti jaman skrng yg udah pakai hp

    BalasHapus